cbb1054fm.com

flickr facebook twitter digg stumbleupon feed

Sponsor Program Radio CBB

  • 001. haiping langsing.jpg
  • 002. kecap sedap.png
  • 003. mie sukses.jpg
  • 004. teh javana.jpg
  • 005. herbamon 4 tablet 161014.jpg
  • 006. hanger tenaga x 135 x 129 2.jpg
  • 007. pilkita 2 tablet.jpg
  • 008. soman.jpg
  • 0010. fresh care.jpg
  • 0011. kalpanax.jpg
  • 0012. ubm3.png
  • 0013. bio7.png
  • 0014. al dawa.jpg
  • uhamka.png

Demo Category

Kapuspen TNI : Tidak Ada Keterlibatan Anggota TNI Menyelundupkan Senjata di Bandara Sudan

 CBBNEWS, Jakarta- Tidak ada keterlibatan anggota TNI pasukan penjaga perdamaian yang tergabung dalam Satgas Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid (United Nations Mission In Darfur) yang ditahan di Bandara Al Fashir, Darfur Sudan, karena terlibat mencoba menyelundupkan senjata dan amunisi pada saat kembali ke Indonesia.
 
Hal tersebut disampaikan Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.IP. saat konferensi pers dengan media massa, bertempat di Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (23/1/2017).
 
“Di Sudan ada dua penugasan misi perdamaian dibawah bendera Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Pertama dari TNI yaitu Satgas Komposit TNIKonga XXXV-B/Unamid dan kedua dari Kepolisian RI yaitu Satgas FPU (Formed Police Unit),” jelas Kapuspen TNI.
 
Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menyampaikan bahwa,telah melaksanakan komunikasi dan koordinasi dengan KomandanPMPP (Pusat Misi PemeliharaanPerdamaian) TNI Brigjen TNI Marzuki yang saat ini berada di New York, Komandan Sektor Unamid Brigjen TNI Nur Alamsyahyang berada di Sudan dan Komandan Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid di Darfur Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto.
 
Mereka mengatakan bahwa kejadian tersebut memang ada, tetapi tidak melibatkan satupun personel Satgas Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid. Sampai saat ini masih melaksanakan tugas di Sudan sampai bulan Maret 2017 yang akan datang, ujar Mayjen TNI Wuryanto.
 
Terkait beredarnyapemberitaan di media sosial tentang adanya anggota pasukan penjaga perdamaian Indonesiayang ditangkap di Bandara Al Fashir, Jumat (20/1/2017) di Sudan, yang diduga mencoba menyelundupkan senjata dan amunisi pada saat akan kembali ke Indonesia setelah selesai melaksanakan penugasan, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menegaskan bahwasanya berita tersebut tidak benar.
 
“Supaya seluruh masyarakat mengetahui bahwa tidak ada keterlibatan anggota TNI, dalam hal ini anggota Satgas Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid yang ditahan karena terlibat dalam upaya penyelundupan senjata dan amunisi ke Indonesia,” tegasnya.
 
Lebih lanjut Mayjen TNI Wuryanto menyatakan bahwa, kejadian di Bandara Al Fashir saat pemeriksaan X-Ray diketahui ada benda-benda yang mencurigakan, setelah dibuka memang ada senjata berikut amunisi dan masih dalam penyelidikan. “Kejadian itu ada, tetapi tidak melibatkan satupun anggota pasukan perdamaian Satgas Kontingen Garuda XXXV-B/Unamid dari TNI,” ucapnya.
 
TNI sendiri membuktikan tidak ada keterlibatan itu, karena  personel Satgas Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid sampaisaat ini masih melaksanakan penugasan di Darfur Sudan,” pungkas Kapuspen TNI. Kg