Headlines:

cbb1054fm.com

flickr facebook twitter digg stumbleupon feed

Sponsor Program Radio CBB

  • 001. haiping langsing.jpg
  • 002. kecap sedap.png
  • 003. mie sukses.jpg
  • 004. teh javana.jpg
  • 005. herbamon 4 tablet 161014.jpg
  • 006. hanger tenaga x 135 x 129 2.jpg
  • 007. pilkita 2 tablet.jpg
  • 008. soman.jpg
  • 0010. fresh care.jpg
  • 0011. kalpanax.jpg
  • 0012. ubm3.png
  • 0013. bio7.png
  • 0014. al dawa.jpg
  • uhamka.png

Demo Category

TPK KOJA dan RS Pelabuhan Jakarta Gelar Khitanan Massal 168 Orang


 

CBBNEWS, JAKARTA- Dalam rangka peduli dengan masyarakat sekitar, Terminal Peti Kemas KOJA (TPK KOJA)dan Rumah Sakit Pelabuhan Jakarta melaksanakan aksi peduli sosial khitanan massal.



"Khitanan massal ini memberikan rasa kepada masyarakat bahwa TPK KOJA hadir hadir, pada kenyataan dari tahun ke tahun jumlah peserta ratusan orang dan ini tetap bergulir, kalo bisa ini di ikuti oleh anak perusahaan Indonesia Port Corporation (IPC), sehinggga rumah sakit kalo mendapat jumlah sampai ribuan bisa menjadi sebuah tantangan dan lebih berarti kepada masyarakat secara signifikan" kata Ferry Irawan selaku Deputy General Manager Keuangan TPK KOJA di pelaksanaan khitanan massal di RS Pelabuhan jalan Keramat Jaya, Tj Priuk, Jakarta Utara, Minggu 09/07/2017.

Jumlah peserta khitanan massal untuk tahun 2017 adalah 168 orang dan lebih turun dari pada tahun lalu.

"Ini adalah pelaksanaan tahun ke lima, kita berharap semua IPC grup kedepan ikut bergabung dan berharap pelaksanaan selalu disini, semua dokter siap kami kerahkan dan bahkan ada dua Dokter spesialis bedah terlibat, harapan kami dengan kegiatan ini peserta dan masyarakat dapat semakin mengenal rumah sakit Pelabuhan Koja ini, setelah ini peserta bisa balik kontrol atau berobat yang lainya, karena yang kita tawarkan bukan hanya kenyamanan tapi juga mengenalkan fasilitas disini" ungkap Dessy Emastari Prihatiningtyas selaku Direktur Utama RS Pelabuhan Jakarta.

Berkurangnya jumlah peserta pada tahun ini bisa di sebabkan pasca libur lebaran dan dekat waktu masuk sekolah.
Strategi yang diterapkan dalam pelaksanaan sunat dirubah dengan tahun lalu karena pelajaran yang berarti ada 3 peserta yang batal disunat karena sudah takut melihat yang disunat.

"Jadi sekarang ini pintu masuk dan pintu keluar kita pisahkan dan berbeda dengan tahun lalu yang pintunya hanya satu, uniknya tahun ini di ikuti oleh tiga orang dewasa dan ruangnya terpisah" ungkap Sekretaris Perusahaan TPK Koja Nuryono Arif. Kg

Pin It